Saturday, April 28, 2007

Hawzah Ulama SYIAH bersetuju masjid tertua Sunni dibongkar Jadi Hotel!??

Rabu, 25 April 07

Satu sumber di Lajnah Dakwah dan Fatwa, Baghdad (milik kaum Sunni) menyingkap, Hawza Syiah (Himpunan ulama Syiah Iraq) menyetujui pembongkaran masjid bersejarah dan tertua milik penganut Sunnah di kota Najaf. Sebagai gantinya, di lokasi masjid itu, akan dibangun sebuah hotel mewah yang akan digunakan untuk menyambut para tamu dari kalangan Syiah bukan dari Iraq.!? (tetamu Syiah Iran).

Dalam wawancaranya, sumber itu menjelaskan, masjid ‘Amr bin Al ‘Ash kuno yang merupakan salah satu masjid terbesar milik penganut Sunnah di kota Najaf tersebut akan ditukar menjadi sebuah hotel. Alasannya, kerana sudah sejak tiga tahun lalu masjid itu ditinggalkan (tidak berfungsi) setelah secara berterusan diserang militia bersenjata Syiah dan pengusiran keluarga-keluarga Sunni yang tinggal di kota kuno di Najaf itu.

Sumber itu menambahkan, Hawza Syiah telah menyetujui pembongkaran masjid tersebut dan perletakan batu pertama pembangunan sebuah hotel megah di sana yang akan digunakan untuk menyambut para tamu dari kalangan Syiah Iran, Pakistan, negara-negara teluk dan lainnya. Ketika ditanya, kenapa dijadikan hotel, mereka mendakwa, kerana hotel-hotel di kota itu telah penuh sesak para tetamu tersebut.!?

Dipetik dari laman al-sofwah.or.id

5 comments:

******************************** said...

Ini berita yang tidak jurnalis, tidak ada nama satupun yang dijadikan narasumber, benar2 menyalahi aturan jurnalisme adil. Menurut saya, ini berita untuk menyebar kebencian. Sampai kapan ya mau mengadu domba Sunni dan Syiah?

hadi said...

Salam

Sepertinya anda saat menyebarkan khabar bohong ini terlupa pada perintah al Quran ya. Biar kami ingatkan ya:

Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.
QS. al-Hujurat (49) : 6

Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar.
QS. an-Nur (24) : 11

Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata:" Ini adalah suatu berita bohong yang nyata. "
QS. an-Nur (24) : 12

Harusnya anda lebih bertanggungjawab ttg apa yg anda lakukan, kerna ayat ini:

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS. Al-Isra:36)

hadi said...

Salam

Nah...cuba baca ini:

Ditulis oleh infosyiah di/pada Februari 13, 2007

Renovasi masjid Ahli Sunah di kawasan pemukiman Syi’ah di Baghdad


Hari Minggu tanggal 11 Pebruari lalu, setelah direnovasi, masjid Ahli Sunah di kawasan pemukiman Syi’ah dibuka kembali. Pembukaan kembali masjid Ahli Sunah itu dihadiri banyak orang dari kalangan Sunni dan Syi’ah.

Pejabat setempat optimis bahwa pembukaan kembali masjid Ahli Sunah akan membuat saudara-saudara Irak Sunni kembali lagi ke tempat tinggal mereka semula. Dengan peresmian ini, diharapkan hubungan yang lebih baik dan mesra antara Syi’ah dan Ahli Sunah.


Pada peresmian masjid tersebut, seorang ulama Ahli Sunni memimpin salat berjamaah.


Dalam persemian itu, hadir Ahad Ghulabi seorang tokoh Syi’ah. Ia menyampaikan bahwa pengasingan kaum Sunni dari tempat itu tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Oleh karenanya, ia meminta kepada saudara-saudara Ahli Sunnah untuk kembali dan hidup seperti biasa.
_________________________________
Ditulis oleh infosyiah di/pada 0, Februari 12, 2007

Kami tidak membedakan antara Masjid Ahli Sunah dan Syi’ah


Imam Masjid Ahli Sunah di Chabahar salah satu kota di Iran menyampaikan:


“Setelah kemenangan revolusi Islam Iran, jumlah masjid ahli Sunah dan Syi’ah di provinsi Sistan va Baluchestan mengalami peningkatan luar biasa. Dan kami tidak pernah membedakan antara masjid kami, Sunni, dengan masjid Ahli Syi’ah”.

Maulawi Abdurrahman Mullazehi menambahkan:


“Ada sekelompok orang yang menginginkan perselisihan antara Syi’ah dan Sunni di kota Chabahar”. Banyak dari orang Ahli Sunah yang menyumbangkan puluhan juta riyal untuk pembangunan masjid Syi’ah. Sementara itu, ketika orang-orang Syi’ah ingin memberikan sumbangan kepada masjid-masjid Ahli Sunah, ada sebagian orang yang berusaha menjadi penghalang sampainya sumbangan itu

Salam

Nor Amin sayani Bin Zainal said...

salam sufian saya nak tau ambik mana semua fakta ni, cuma saya nak bagi tau saya terbaca buku meniti titian kebenaran yang oleh Haiizah banyak mengomen tentang kebenaran ahli sunnah wal jamaah. boleh bantu saya untuk jawab semua soalan ni, sebab saya nak jawab kepada kawan-kawan saya yang bertanya kepada saya tentang tulisan buku itu. saya ustaz amin Institut Kemahiran Mara Johor Bahru.

ni menjadi tanggungjawab saya untuk jawab dan memperbetulkan dakwaan Syiah mengatakan sahabat umar abu bakar osman sebagai jahat dan tidak benar pelantikan mereka, Ahli sunnah adalah agama ikut nenek moyang dan banyak ulamak Ahli sunnah dia sangah... tlg saya

gemar dalam mebaca said...

assalamualaikum,
memang syiah perlu dikuak kesesatannya, saya dukung mas, sepertinya yang berkomentar pertama itu tidak berani menunjukkan identitasnya,